Kita baru bisa benar-benar melihat pengorbanan seseorang, ketika kita sudah kehilanganya.
Pengorbanan seseorang yang selama ini kamu pertanyakan, seringkali wujudnya tak pernah terlihat bernilai di dalam pandanganmu.
Apa yang seseorang perjuangkan untukmu, bisa jadi tidak sama maknanya dengan pengorbanan yang kamu bayangkan.
Karenanya kamu berpikir bahwa ia tidak begitu bersungguh-sungguh mengupayakanmu.
Padahal ia memperjuangkanmu, sesuai dengan caranya sendiri. Sesuai dengan apa yang dapat ia lalukan dan ia pikirkan untuk membuatmu bahagia.
Hanya saja persepsi dan sudut pandangmu dalam melihatnya berbeda.
Kamu baru menyadari kesungguhannya, setelah ia sudah tidak ada lagi di dalam hidupmu.